Perhitungan pajak di hotel menjadi salah satu komponen penting dalam administrasi perhotelan. Namun pengalaman saya ketika implementasi aplikasi hotel menemukan beberapa hotel masih belum begitu paham mengenai perhitungan pajak ini.
Namanya juga Night Audit, maka prosesnya ini dilakukan pada malam hari dimana aktivitas tamu untuk check-in ataupun check-out sudah sangat minim sekali atau sepi. Night Audit ini bisa disebut juga sebagai proses closing/penutupan transaksi atau proses perhitungan kelompok pendapatan dan kelompok pembayaran dari seluruh transaksi yang terjadi di hotel selama hari tersebut atau bisa juga disebut tutup buku harian agar dapat dikeluarkan laporan-laporan revenue, perhitungan occupancy dan laporan –
provinsi manakah yang hotelnya paling banyak di Indonesia ? Saya yakin sebagian besar menjawab “Provinsi Bali”. Tapi akan bingung jika ditanya selanjutnya provinsi mana ?
Metrik adalah sesuatu yang berhubungan dengan ukuran, dan disini saya akan sharing mengenai sistem pengukuran yang ada di industri hotel. Ada berbagai macam metrik untuk mengukur hotel Anda yang pada prinsipnya adalah mengukur sejauh mana performa atau kinerja dari bisnis hotel Anda.
Berikut ini adalah peran atau fungsi yang perlu ada ketika Anda sudah mulai tertarik masuk pemasaran di ranah digital :
Masih terkait dengan reservasi hotel. Di tulisan sebelumnya saya menyampaikan dua jenis reservasi dilihat dari sisi pembayaran. Nah, ini akan berpengaruh juga pada sisi laporan keuangan di aplikasi.
Reservasi di industri perhotelan dari sisi pembayaran dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu sudah bayar dan belum bayar. Di Aplikasi HOTELMU, ketika Front Office akan input reservasi/booking akan di tampilkan dua pilihan yaitu :
Pada tulisan sebelumnya saya sudah menyampaikan pentingnya DIGITAL MARKETING dan industri hotel harus segera memulai Ber-DIGITAL MARKETING dan diantara langkah pemasaran di ranah digital adalah menggunakan MEDIA SOSIAL.